![]()
SUKOHARJO, Tim pengabdian masyarakat UMS, mengembangkan budidaya lele berbasis Internet of Think, di Desa Karanganyar Plupuh Sragen, dengan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kemendikti Sainstek, belum lama ini.
Kegiatan ini bertujuan smart farming budidaya lele berbasis IoT (Internet of Things) adalah untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan dalam budidaya ikan lele melalui pemanfaatan teknologi digital dan sensor otomatis, jelas Dedy Ari Prasetyo sebagai ketua pelaksana.
“Manfaat kegiatan ini akan memberikan dampak pada peningkatan produktivitas hasil panen, efisien waktu dan tenaga, penggunaan pakan yang lebih efisien, meningkatkan keberlanjutan program dan ramah lingkungan serta peningkatan kualitas produk, keamanan produk dan mendukung transformasi digital dibidang perikanan,” ujarnya.
Menurut Aan Sofyan, pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan sosialisasi, cara budiya ikan lele, cara pemanfaatan IoT dan evalusi program.
Hasil yang didapat sangat menggembirakan, sosialisasi di ikuti anggota kelompok dengan antusias, dibantu beberapa praktisi bidang IoT, bidang perikanan dan team sosial media yang memberikan pembekalan penjualan ikan secara online.
Mitra sangat bersyukur program ini memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan, efisiensi operasional usaha, peningkatan hasil dan kualitas hasil, kemandirian ekonomi dan pendapatan lebih meningkat, ujar Purnomo selaku anggota kelompok.
“Kami, mewakili kelompok budidaya lele, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas program budidaya lele berbasis IoT ini. Kehadiran teknologi ini telah membuka wawasan baru bagi kami, mempermudah kegiatan sehari-hari, dan meningkatkan hasil produksi secara signifikan. Semoga program ini terus berkelanjutan dan bisa menjangkau lebih banyak petani di daerah lain, “ujar Hj. Surati.
Tim PKM UMS juga berterima kasih atas dukungan dan pendampingan dalam program smart farming lele berbasis IoT, dari pendanaan Kemedikti Sainstek 2025, DRPPS UMS, team pelaksana, mahasiswa, mitra kelompok, dinas terkait yang memberikan dukungan, serta dosen dan mahasiswa, serta smua pihak.
“Semoga kerja sama ini membawa manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan petani dan menjadi amal ibadah kita semua, “ujar Farid Adi Prasetyo.
Penulis|Cindy


