Ratusan Onthelis Sukoharjo Gelar Upacara HUT ke-81, Jaga Tradisi dan Lestarikan Sepeda Tua

Ratusan Onthelis Sukoharjo Gelar Upacara HUT ke-81, Jaga Tradisi dan Lestarikan Sepeda Tua

Loading

BUDAYA

SUKOHARJO – Ratusan penggemar sepeda tua atau ontelis dari berbagai komunitas di Kabupaten Sukoharjo mengikuti upacara rutin tahunan dalam rangka memperingati HUT ke-81. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang mempererat persaudaraan antar-komunitas ontelis yang tergabung dalam Onthelis Sukoharjo Makmur.

Sedikitnya terdapat sekitar 54 komunitas ontelis yang tergabung dalam wadah tersebut. Secara rutin, kegiatan upacara dilaksanakan secara bergiliran di berbagai wilayah di Kabupaten Sukoharjo.

Ketua komunitas menjelaskan, kegiatan tahunan tersebut telah berlangsung selama kurang lebih 18 tahun. Selain menjadi agenda memperingati hari kemerdekaan, kegiatan juga menjadi sarana untuk menjaga kekompakan sekaligus mengenalkan kembali keberadaan sepeda tua kepada masyarakat.

“Tujuan kegiatan kita menyatukan ontelis-ontelis yang ada di Sukoharjo, sekaligus memperkenalkan sepeda tua supaya masyarakat gemar bersepeda, berolahraga, serta menyehatkan jiwa dan raga,” ujarnya.

Dalam kegiatan kali ini, jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 200 ontelis dengan berbagai jenis sepeda tua yang menjadi ciri khas komunitas.

Setelah mengikuti upacara, peserta akan melakukan kegiatan bersepeda bersama dengan rute berkeliling wilayah Desa Makam Baji. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan hiburan bagi para peserta.

Menurutnya, keberadaan komunitas ontelis bukan sekadar menjadi wadah bagi para penghobi sepeda tua. Lebih dari itu, komunitas diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mempertahankan nilai sejarah dan budaya sepeda tua di tengah perkembangan zaman.

“Memang kebanyakan anggota kita masih menggunakan sepeda tua. Tetapi kita berharap generasi muda nantinya juga bisa mencintai sepeda tua dan ikut melestarikan budaya sepeda tua yang ada di Indonesia,” katanya.

Kegiatan tersebut mengusung semangat “Guyub, Rukunn, Berbudaya”, yang menjadi salah satu bentuk komitmen komunitas untuk menjaga kebersamaan sekaligus melestarikan budaya.

Harapannya, para ontelis dapat menjadi contoh bagi generasi berikutnya agar semakin mencintai olahraga, khususnya bersepeda, sekaligus memahami bahwa sepeda tua memiliki nilai sejarah dan budaya yang patut dipertahankan.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan berpindah-pindah tersebut, onthelis Sukoharjo Makmur berupaya menjaga tradisi agar tetap hidup serta membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai sepeda tua. (Cindy)