Koperasi Merah Putih: Harapan Rakyat atau Proyek Elit?

Koperasi Merah Putih: Harapan Rakyat atau Proyek Elit?

Loading

Catatan Redaksi 

OPINI, Pemerintah telah meluncurkan lebih dari 80 ribu Koperasi Merah Putih dengan semangat membangun ekonomi kerakyatan. Di atas kertas, ini adalah langkah monumental. Di lapangan, pertanyaannya sederhana: siapa yang memegang kendali? Dan apakah mereka benar-benar berpihak pada rakyat kecil atau hanya mengatasnamakan mereka?

Koperasi, sejak awal kelahirannya, bukan sekadar lembaga keuangan. Ia adalah wadah gotong royong, tempat rakyat menggantungkan harapan di tengah gelombang kapitalisme yang kian menggila. Tapi sayangnya, sejarah koperasi di negeri ini tak sedikit yang tumbang bukan karena sistemnya rusak, melainkan karena pengurusnya busuk.

Kita tahu, banyak koperasi yang dulunya digadang-gadang sebagai penggerak ekonomi desa kini berubah menjadi alat bancakan kelompok tertentu. Transparansi menjadi barang langka, laporan keuangan tinggal formalitas, dan yang diuntungkan justru mereka yang sudah kenyang — bukan yang lapar.

Jika Koperasi Merah Putih dikelola oleh orang-orang yang benar, dengan hati yang bersih dan visi yang tajam, maka koperasi ini bisa menjadi senjata pemusnah kemiskinan. Tapi jika yang memegang kendali adalah para “Elit yang serakah atau delap”—istilah kampung untuk para petualang proyek yang lihai bicara namun culas di belakang meja—maka koperasi ini akan bernasib sama seperti yang lalu-lalu: megah di awal, memalukan di akhir.

Kita butuh pemimpin koperasi yang tak hanya pandai membuat laporan rapat, tapi juga berani berkata tidak pada titipan. Kita butuh pengurus yang rela disalahkan asal rakyat bisa diselamatkan. Bukan mereka yang baru dilantik sudah sibuk hitung-hitung fee dan jatah proyek.

Koperasi Merah Putih akan menjadi ujian. Apakah kita benar-benar ingin membangun ekonomi kerakyatan, atau sekadar menjadikannya slogan untuk menaikkan popularitas?

Jangan biarkan koperasi jadi tempat mencuci dosa-dosa ekonomi. Rakyat sudah terlalu sering dibohongi atas nama “pemberdayaan.”

 

🎯 Hastags

#OpiniRakyat #KoperasiMerahPutih #LintasIndoNews #Watch #EkonomiKerakyatan #JanganCumaSeremonial