Lebaran Penuh Kehangatan, Rumah Sederhana Janter Suharti Jadi Pusat Silaturahmi Keluarga Besar

Lebaran Penuh Kehangatan, Rumah Sederhana Janter Suharti Jadi Pusat Silaturahmi Keluarga Besar

Loading

BOYOLALI, Momentum Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan keluarga besar almarhum Eyang Sastro Kartono untuk mempererat tali silaturahmi dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Janter Suharti yang berada di Perumahan Persada Asri, Gupitsari, RT 09 RW 02, Blok C No 3, Teras, Boyolali, Senin (24/3/2026).

Meski rumah yang ditempati tergolong sederhana dan merupakan peninggalan orang tua almarhum, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme keluarga besar untuk hadir dan berkumpul. Silaturahmi ini dihadiri oleh kerabat dari Kampung Sewu, Surakarta, di antaranya Oni, Ika beserta putra-putrinya, Ayik, Purwati bersama keluarga, serta Bambang, Endang Puspasari Indartiningsih, dan Felia.

Tak hanya keluarga, sejumlah tokoh masyarakat juga turut hadir, termasuk Kabul yang diketahui menjabat sebagai lurah Meteseh, Karanganyar sekaligus perwakilan dari DPD SAPU JAGAD Karanganyar.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika para tamu datang secara bergantian untuk bersilaturahmi, saling bermaafan, sekaligus melepas rindu setelah lama tidak berjumpa. Hidangan sederhana yang disediakan tuan rumah menjadi pelengkap hangatnya pertemuan tersebut.

Menariknya, tidak sedikit warga yang pernah mendapatkan pendampingan hukum dari Janter Suharti turut hadir. Kedatangan mereka menjadi bentuk apresiasi sekaligus mempererat hubungan emosional yang telah terjalin.

Di momen penuh berkah tersebut, Janter Suharti juga berbagi kebahagiaan dengan memberikan fitrah kepada anak-anak yang datang bersilaturahmi ke kediamannya.

Selain itu, suasana silaturahmi juga tampak merata di lingkungan Perumahan Persada Asri, di mana warga saling berkunjung untuk mempererat persaudaraan dan menjaga nilai kebersamaan yang menjadi esensi perayaan Idul Fitri.

Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kehangatan keluarga tidak ditentukan oleh kemewahan tempat, melainkan oleh ketulusan hati dalam menjaga hubungan dan saling memaafkan.

Janter RS