Membuka Tirai Kebenaran

Merawat Kelestarian Lawu, BRM Kusumo, SH, MH: Di Gunung Lawu di Buat Taman Nasional

1 min read

Saat audensi di warung rica rica ayam Lek Man di Kemuning, Kemuning, Karanganyar.

LintasIndoNesianews.com | Karanganyar – Komonitas lawu sepakat mencintai dan merawat lawu sesuai pesan bupati melestarikan lawu, untuk kegiatan trail trabas di batasi, atensi lawu sangat tinggi, begitu kata Sugi Purwanta selaku Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Perhutani (KKPH) kepada awak media. Sabtu (7/9).

Lebih lanjut, dia juga menegaskan sebagai pengayom akan memberikan solusi terbaik untuk semuanya, menurutnya sebagai pemangku wilayah hutan harus bisa berpikir arif.

“Kami punya area khusus untuk Para Crosser dalam menyalurkan hobbynya, untuk itu terkait kegiatan tersebut kami akan menghadap Bupat terkait perizinan dan lain – lain, ” Jelasnya di warung rica rica Lek Man di Kemuning, Kemuning, Karanganyar.

Sementara BRM Kusumo Putra, ketua LAPAAN RI mengatakan, meminta kepada Dinas Pariwisata agar memperhatikan Candi Kethek dan Candi Cetho, karena saat investigasi ada lumpur yang menggagu dan bisa menggangu kegiatan si tempat wisata tersebut. Selain itu kata Kusumo pihanya menghimbau agar tidak ada zonasi di sekitar Gunung lawu karena akan membahayakan pecinta trail untuk di wilayah tersebut.

“Harusnya memang tidak ada zonasi karena di wilayah tersebut bukan bidang landasan otomotif, karena menggangu keasrian Gunung Lawu itu sendiri, sebaiknya tidak ada zonasi bagi pecinta trail, kami harap di Gunung Lawu di buat Taman Nasioanal, ” Tegas Kusumo

Reporter: Suci

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.