![]()
BERITA HUT TNI
Karanganyar – Suasana Alun-Alun Karanganyar, Jawa Tengah, tampak ramai pada Sabtu (20/9/2025). Ratusan warga antusias mengikuti pengobatan gratis yang digelar Kodim 0727/Karanganyar bekerja sama dengan Ikatan Prabu Nusantara (IPN) dan Yayasan Gendewa Prabu Nusantara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI dan HUT ke-75 Kodam IV/Diponegoro. Sebelum pengobatan gratis, jajaran Kodim bersama relawan IPN juga mengadakan kerja bakti membersihkan pasar dan rumah ibadah di sekitar alun-alun.
Beragam metode penyembuhan alternatif ditawarkan dalam pengobatan gratis tersebut, mulai dari pijat refleksi, totok saraf dan wajah, gurah mata, terapi obong, hingga bekam. Masyarakat memanfaatkan layanan ini di tengah meningkatnya biaya kesehatan yang dirasa semakin membebani.
Mayor Cba Hartono, Kepala Staf Kodim 0727/Karanganyar, menilai kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut di masa depan, karena manfaatnya sangat dirasakan warga,” ujarnya.
Hartono bahkan sempat mencoba pijat refleksi dari tim IPN dan mengaku merasakan langsung khasiatnya.
“Tubuh jadi lebih bugar, terasa ringan untuk bergerak,” katanya.
Sementara itu, Agung Karebet, perwakilan IPN, menyebut kolaborasi dengan Kodim Karanganyar selaras dengan visi organisasi yang sejak awal berdiri ingin berkontribusi bagi masyarakat.
“Kami selalu terbuka bekerja sama dengan pihak mana pun, yang terpenting adalah memberi manfaat nyata bagi publik, khususnya di bidang kesehatan,” kata Agung.
Penulis|Cindy


-
Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
OPINI oleh: S. Rianto Pemerhati Kebijakan Publik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1776/KPTS/Mn/2026 sejatinya bukan sekadar proyek pembangunan saluran air. Program ini merupakan instrumen strategis negara untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat kelembagaan petani melalui Perkumpulan Petani Pemakai…
-
Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
Oleh: Djoni Sugara, Ketua Tim Investigasi LAPAAN RI OPINI, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berulang kali menegaskan bahwa setiap rupiah uang negara harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas. Pesan itu sederhana, tetapi memiliki makna mendalam: tidak boleh ada lagi proyek yang dikerjakan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi. Karena itu, ketika publik masih menemukan dugaan…
- Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
- Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
- 25 Ribu Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Padati Gedung Dewi Sri Purwodadi, KH Muchtar Mu’thi Tekankan Jaga NKRI dan Perdalam Ilmu Agama
- Diduga Lakukan Pemerasan hingga Tahan SHM, ED Sang Rentenir Warga Kwangen Gemolong Resmi Dilaporkan ke Polisi
- Gotong Royong Mengalir untuk Pembangunan Ponpes SAPU JAGAD Gemolong, Puluhan Relawan dan Donatur Ambil Bagian






