Membuka Tirai Kebenaran

Pesta Demokrasi Pilkades Boyolali, Perangkat E-Voting di Siapkan

2 min read
Suasana TPS 4 Dukuh Kadirejo, Andong, Kadipaten, Boyolali. Sabtu (29/6)

LintasIndoNews.com | Boyolali – Perangkat untuk metode pemilihan elektronik atau e-voting mulai dipersiapkan di desa yang menerapkan pemilihan e-voting untuk pencoblosan Pilkades serentak Boyolali 29 Juni. Di pemilihan ini, dari sebanyak 229 desa penyelenggara Pilkades, ada sebanyak 69 desa yang menerapkan e-voting. Sisanya sebanyak 160 desa masih menerapkan metode pemilihan manual.

Insan pers dan aparat siap amankan pilkades

‎Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali saat ini sudah mulai mempersiapkan perangkat e-voting, diantaranya dengan mensetting dan menguji coba perangkat komputer yang akan digunakan. Sekretaris Tim Pengendali Tingkat Kecamatan Boyolali, Sigit Mulyono Dwi Harminto menjelaskan, saat ini, seluruh perangkat keras dan lunak serta cadangannya telah disiapkan. Data terkait pemilihan, meliputi foto, nomor urut, dan nama calon, hingga validasi data pemilih juga sudah terinstalasi di perangkat.

Sehari sebelum pemilihan, yakni Jumat (28/6/2019) besok, seluruh peraangkat serta tim teknis akan dikirimkan ke desa-desa yang menerapkan e-voting.
“Akan dilakukan gladi bersih sebelum pemilihan,” katanya.

Kepala Dispermasdes Boyolali, Purwanto, menjelaskan, untuk Pilkades serentak kali ini, terdapat 747 bakal calon yang mendaftar, dimana sebanyak 14 desa, para bakal calon harus melalui ujian tertulis sebab pendaftar melebihi batas maksimal. Sebab berdasar Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Pemilihan, jumlah peserta Pilkades manimal dua dan maksimal lima kandidat.

Sementara dari 229 desa penyelenggara Pilkades, ada satu desa, yakni Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono, yang pelaksaannya ditunda. Sebabnya, dua dari tiga calon kades mengundurkan diri, sehingga hanya tersisa satu calon saja.

“Pilkades Kuwiran mundur dan pendaftaran dibuka lagi selama 20 hari. Kalau dalam 20 hari tidak ada yang mendaftar, nanti diikutkan Pilkades periode berikutnya tahun 2020,” pungkasnya. (Gal)

Sumber: KRjogja

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.