Membuka Tirai Kebenaran

Ratusan Pendekar Silat Perisai Diri, Putihkan Jalan Raya Perintis Kemerdekaan

2 min read

LINTASINDONEWS.com, BOYOLALI – Pencak silat adalah olahraga bela diri yang juga mengandung nilai nilai seni tradisional dari Indonesia. Pencak silat merupakan unsur unsur kepribadian bangsa Indonesia yang didasari dan dinilai dari hasil budaya turun temurun sudah lama diperkenalkan di Indonesia. Ada banyak cabang perguruan pencak silat di Indonesia diantaranya PSHT, CIMANDE, PAGAR NUSA dan PERISAI DIRI (PD)

Belum lama ini keluarga besar silat nasional kususnya PD tengah berduka telah kehilangan putra terbaiknya seorang pendekar yang merupakan guru/pelatih terbaik serta pendiri perguruan silat PD di Boyolali pada hari Jumat tanggal 8 November 2019 sekitar pukul 17.56 wib karena sakit yang cukup lama.

Sebagai penghormatan terakhir ratusan pendekar PD berbondong bondong dari berbagai tempat baik dari Solo raya, Yogya,Bali dan kota kota lain datang untuk berbelasungkawa dan ikut mengantar kepergian pendekar muda Aris Budiharjo menuju tempat pemakamanya di TPU Sonolayu Boyolali.
Seakan jalan Perintis Kemerdekaan menjadi saksi bisu dan menatap kepergian seorang pendekar yang telah berjasa besar terhadap perkembang olahraga silat nasional di bumi Nusantara ini hingga ke manca negara. Tidak sedikit murid muridnya mampu menjuari even even pertandingan baik di PON, SEA GAME ataupyn CHAMPION SHIP.

Sementara itu Dewan Pembina Silat PD Boyolali dr Agung memberikan sambutan saat sebelum pemberangkatan, dalam penyampaiannya dia berharap semua ihklas menerapkan kenyataan.

“Mudah mudahan kita semua bisa mengikhlaskan apa yang ada yang pernah dilakukan mas Aris Budiharjo atas segala segala kesalahan dan kekhilafanya,” Ungkapnya.

Lebih lanjut, Agung juga memberi pencerahan, agar selalu mendo’akan sang almarhum, dan bisa menjadi diri teladan ketika masih hidup.

“Tidak banyak yang bisa kita sampaikan pada kesempatan ini, namun kami semua berharap bapak ibu sekalian untuk ikhlas menerima dan mendo’akan semoga almarhum husnul khotimah. Insha Allah kami semua yang hadi disini nanti juga akan kembali kepada Alloh SWT,” Urainya.

Selamat jalan pendekar, selamat mekanjutkan perjalananmu kembali pada sang kholiq. Semoga perjalananmu senantiasa diberikan Cahaya”

Reporter: Budi Usdek

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.