Membuka Tirai Kebenaran

Satu Keluarga, 5 orang Batal Berangkat Umr

2 min read

LINTASINDONEWS.com, REMBANG  – Kusumo Hendro warga Dukuh Tawangsari , Kelurahan Leteh, berada di Alamatnya di Jalan Pemuda RT 05 RW 04, Gang VI, Leteh Rembang. pensiunan Inspektorat Rembang, Tahun ini bersama istri Hj Hindun, anak dan cucunya berencana ibadah umrah.

Namun karena suatu kebijakan Pemerintah Arab Saudi pemberangkatanya ditunda. Sesuai rencana dijadwalkan ulang biro umrah yang di ikuti. Koran ini mencoba lebih deket. Sebenarnya seberapa jauh persiapan yang telah dilakukanya. Hingga bagaimana perasaan setelah kabar tersebut.

Hindun yang juga ASN di SMAN 2 Rembang, sebagai koordinator tata usaha urusan kepegawaian didampingi suaminya menceritakan dirinya sudah mengetahui info. Bahwa ibadah umrah di Arab Saudi saat ini di pending. Ini juga ada hubunganya dengan wabah virus Corona saat ini.

”Karena saya ASN sudah mengajukan cuti Dinas Profinsi. Mendengar kabar ini, otomatis ada perubahan cuti. Saya mengikuti aturan yang ditetukan pemerintah Arab Saudi tentang pemerintah Indonesia,” katanya .
Menurutnya ini yang kelima kalinya Hindun ke tanah suci. Setelah pertama haji dan empat kali jalankan ibadah umrah. Sedianya memang ada lima yang akan berangkat. Antara lain Hindun bersama suami, lalu anaknya Arif Setiawan, mantu Klory Adinugrahaningsih dan cucunya Alfon Setiadi.
Sesuai jadwal pemberangkat rencana tanggal 8 Maret 2020 sampai 18 Maret 2020. Namun karena sementara umrah tutup, dirinya menyikapi dengan santai. Dia tetap mengingat kepada allah. Untuk tetap meluruskan niat.

Tetap iktiyar dan pasrah dengan tawakal. Dia juga tidak malu maupun kecewa, meskipun di undur jadwal pemberangkatan. Juga tidak bersikap yang tidak ada manfaatnya. Karena insya allah bila sudah waktunya berada tanah suci, pasti akan terjadi.Lalu bagaimana terkait persiapan sebelum umrah.

Dikatakan Hindun sebelumnya sudah berpamitan dengan tetangga dekat. Terkait syukuran juga sudah dilakukan. Termasuk juga mengundang beberapa keluarga.

”Karena keadaan kita mengikuti saja. Karena allah. Memang itu tugas pemerintah melindungi rakyat dan Jemaah. Karena begitu banyak yang datang dari penjuru dunia. Peluang masuknya virus dari berbagai negara memungkinkan,” sikapnya.
Hindun menyampaikan kebetulan umrah kali ini diajak anaknya. Kebersamaan ini sudah dijalankan tiga tahun terakhir. Atas rejeki yang diterima.

Sebagai bentuk terimakasih selalu ingat kepada allah. Dibagi untuk ibadah.
Kebetulan paket yang diambil anaknya yang biasa. Satu orangnya dalam kwitansi Rp 24.500.000. terkait kabar lanjutan masih menungu informasi biro. Update diterima melalui grup whatshap, untuk menunju kabar selanjutnya.
Senada disampaikan suaminya. Dirinya cenderung apa yang diambil kebijakan pemerintah. Karena Virus Coronna jangan-jangan saat disana tidak aman. Hal ini dia yakini, meskipun telah di suntik karena iklimnya ektrem serangan flu tetap bisa terjangkit.
”Harus sabar mas, karena allah swt. Kita tetap jaga kondisi kesehatan. Dengan rutin olahraga,” kiatnya.( Insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.