![]()

Lampung Tengah – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memuji langkah strategis Kejaksaan dalam bermitra dengan petani untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Panen Raya dan Tanam Bersama di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (14/8).
Acara ini merupakan bagian dari program Petani Mitra Adhyaksa yang digagas Kejaksaan Negeri Lampung Tengah. Di bawah hujan deras, Yandri bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tetap bersemangat memanen padi menggunakan mesin panen.
Tak berhenti di situ, Yandri juga ikut mengoperasikan mesin tanam padi sambil mengenakan topi caping.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya program ini. Sumber pangan mayoritas berasal dari desa, dan ini sejalan dengan Astacita ke-6 Presiden: membangun dari desa,” ujarnya.
Yandri mengungkapkan, 20% dari total Dana Desa—yang tahun ini mencapai Rp71 triliun—dialokasikan untuk ketahanan pangan. Sekitar Rp14 triliun dana tersebut akan diarahkan pada program produktif seperti budidaya padi, jagung, hingga singkong, khususnya di Lampung.
“Kita pastikan dana itu tidak bocor dan tepat sasaran,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi Kejaksaan dan petani tidak hanya memperkuat pengawasan Dana Desa, tetapi juga langsung meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kalau petani didampingi, pupuk lancar, dan panen berhasil, kesejahteraan bukan sekadar wacana,” tambah Yandri.
Jamintel Reda Manthovani menilai keberhasilan panen di Lampung berpotensi memberi efek domino terhadap upaya ketahanan pangan nasional.
“Kami akan perluas program ini ke wilayah strategis lain, khususnya di Sumatera,” ujarnya.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut Lampung layak menjadi pusat percontohan nasional karena perannya sebagai lumbung pangan.
“Kami siap menjadi model bagi daerah lain,” katanya.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh, termasuk anggota DPR Sudin dan Ketut Suwendra, Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, serta ratusan warga Desa Tempuran.
Sumber|Redaksi
Editor|Rian Derasta


- Bukan Sekadar Tempat Bermain, Wahana Sendang Salju di Karanganyar Tawarkan Edukasi hingga Bantu UMKM Lokal
- Penataan PKL Jalan Slamet Riyadi Tuai Sorotan, Pedagang Pertanyakan Konsistensi Penertiban
- Dua Bintang Muda FS17 Football Academy Solo Resmi Berseragam Persija EPA, Langsung Dikontrak Tiga Tahun
- Kepala Desa Tugu Bantah Tudingan Kelola Desa dengan Sistem Manajemen Tunggal, Tegaskan Pemerintahan Berjalan Transparan
- Dana BUMDes Nyaris Rp700 Juta Disorot, Kini Muncul Dugaan Anggaran Ganda Wisata Pasar Bahulak di Karungan







