Membuka Tirai Kebenaran

Taman Batik Akar Kartini Desa Bulu Kecamatan Bulu,Rembang di Lauching

2 min read

REMBANG– Tanggal 17 september 2020 taman batik akar kartini di launching .Penggagas ( TBAK ) sengaja mengambil momen peringatan wafatnya Raden Ayu (RA) Kartini, Kamis (17/9/2020) siang.

Obyek wisata ini terletak di kawasan komplek makam RA Kartini yang berada di Desa Bulu Kecamatan Bulu, Rembang.
Bagi pengunjung makam Raden Ayu (RA) Kartini, bakal bisa menikmati destinasi wisata baru taman batik akar kartini ( TBAK ) di desa Bulu. Setelah resmi di launching taman batik akar kartini ( tbak ) yang ada satu komplek makam Pahlawan Nasional RA. Kartini .

Wakil Buti Rembang Bayu Andriyanto saat menyampaikan sambutannya mengatakan , terimakasih kepada keluarga besar Raden Ayu (RA) Kartini yang berperan ikut serta dalam proses terwujudnya destinasi wisata ini. Sebagai contoh yang menginspirasi, dimana desa bulu saat ini dipimpin oleh seorang wanita dapat memberikan prestasi yang sangat luar biasa bagi pembangunan pemerintah kabupaten (pemkab) Rembang pada umumnya.

Bayu menambahkan tanggal 17 sepember ini memang sangat istimewa, pada saat dilantik mendapingi pak bupati menjadi wakil bupati tanggal 17, peresmian Akar Batik juga tanggal 17 ,wafatnya RA Kartini uga tanggal 17 , semoga TBAK menjadi destinasi wisata unggulan di Kecamatan Bulu khususnya di Kabupaten Rembang pada umumnya.
“Ini adalah moment yang sangat luar biasa. Saya sangat bangga masish ada munculnya Kartini – kartini dimasa pandemi Covid-19 . Yang tidak lain adalah Kepala Desa Bulu Suharyati yang telah memberikan inspirasi luar biasa kepada masyarakat sekitar. Ikut membangun Rembang menjadi lebih baik. Untuk kedepannya, stake holder maupun dinas terkait, akan memberikan bantuan agar lebih maju dan berinovasi lebih baik,” kata Bayu.. .
Kepala Desa Bulu Suharyati mengatakan, taman seluas 1 hektar ini terdapat joglo sekaligus resto yang didalamnya terpajang galeri batik tulis Matoh dan display aneka meja kursi dari akar pohon jati. Di luar juga terdapat aneka ratusan tanaman bunga termasuk bunga Celocia yang menarik dan pepohonan besar yang meneduhkan.
“Kita memanfaatkan potensi yang ada di desa Bulu seperti makam, Batik Tulis dan Akar sebagai icon menarik TBAK,” Ia menuturkan rintisan TBAK sudah berlangsung sejak awal Desember 2019 semenjak awal kepemimpinan Kepala Desa Suharyati. Waktu itu, Ia melihat tanah milik keluarga KRMAA Abdul Karnen Djojo Adhiningrat (Putra Bupati Rembang pertama) ini terdapat bangunan kuno yang berdiri bersamaan makam RA Kartini tidak terawat dengan lahan yang luas.

Sementara itu dari Ketua Yayasan keluarga keturunan langsung RA Kartini, Hudaya menjelaskan, lahirnya ide TBAK berawal pada keinginan pengembangan obyek makam RA Kartini , dengan harapan kedepannya lebih banyak yang berziarah di makam Kartini dan sekaligus bisa berwisata di TBAK yang masih satu komplek dengan makan Kartini..” Supaya lebih menarik bagi wisatawan. Keberadaan makam pahlawan nasional ini telah menginpirasi untuk membangun efek multiplier guna meningkatkan taraf hidup masyarakat yang ada di desa Bulu . “ pungkasnya. ( Insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.