Membuka Tirai Kebenaran

3 Terduga Provokator Penolak Pemakaman Jenazah Perawat Covid-19, di Usut Polda Jateng Jika Terbukti Terancam Pidana 7 Tahun Penjara

2 min read

Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi

SEMARANG, Tragedi penolakan pemakaman jenazah perawat RSUP dr Kariadi Semarang, korban virus Corona (Covid-19) oleh warga Sewakul, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, akhirnya berlanjut ke ranah hukum.

Tiga orang warga RT 06 RW 08 Sewakul yang diduga sebagai provokator penolakan pemguburan kenezah perawat korban Coorona, diamankan Polda Jateng dan Polres Semarang, dari rumah masing-masing, Sabtu (11/04/2020), Dalam penjemputan itu tidak ada perlawanan apapun dari ketiga terduga provokator.

Suasana pemakaman jenazah covid-19 warga Ungaran Timur di TPU Bergota Semarang berjalan lancar dan khusyuk, Kamis

Data yang dihimpun koranpagionline.com menyebutkan, ketiga orang warga Sewakul tersebut adalah Tri Hanggono Purbo (31), Ketua RT 06, Bambang Sugeng Santoso (54), Sekretaris RT 06 dan Sutadji (60), Ketua RW 08 Sewakul.

Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi menyatakan, bahwa benar ada penjemputan ketiga orang di rumah masing-masing oleh Polda Jateng dan Polres Semarang. Kini, ketiganya diamankan di Polda Jateng

“Memang benar, ketiga orang yaitu Ketua RW 08, Ketua RT 06 dan Sekrataris RT 06 siang tadi langsung dibawa ke Polda Jateng,” kata AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi kepada koranpagionline.com, Sabtu (11/04/2020) petang.

Ditambahkan, pasal yang akan dikenakan pada ketiga warga adalah Pasal 214 KUHP ayat (1) tentang Paksaan dan Perlawanan berdasarkan Pasal 211 dan Pasal 212 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, jenazah seorang perawat di RSUP Dr Kariadi Semarang yang meninggal dunia karena teriveksi virus Corona (Covid-19) yang akan dimakamkan di Makam Siwarak Sewakul ditolak warga Sewakul. Padahal almarhumah akan dimakamkan bersebelahan dengan almarhum ayahnya. Namun hal itu mendapat penolakan keras warga RT 06 RW 08 Sewakul.

Akhirnya setelah terjadi perdebatan sengit, keluarga memutuskan untuk pindah pemakamannya. Dan kemudian dimakamkan di Makam keluarga RSUP dr Kariadi Semarang di komplek Bergota Kota Semarang. (Heru Santoso).

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.