![]()
GROBOGAN, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto secara khusus mempromosikan karya batik hasil kreasi warga binaan kepada Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Lusia Indah Artani pada Sabtu (27/9/2025).
Pertemuan ini berlangsung di kediaman Ibu Lusia dan menjadi momen penting dalam upaya memperkenalkan Batik Limited Edition Lapas Purwodadi sebagai produk unggulan yang sarat nilai seni dan pemberdayaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Purwodadi menyampaikan bahwa batik yang dihasilkan warga binaan bukan sekadar karya seni, melainkan juga bentuk nyata pembinaan kemandirian.
“Kami ingin menunjukkan bahwa di balik tembok Lapas, warga binaan mampu berkarya, berinovasi, dan menghasilkan produk berkualitas serta berdaya saing dalam dunia UMKM. Batik Limited Edition ini adalah wujud kreativitas sekaligus bekal keterampilan bagi mereka ketika kembali ke masyarakat”, ujar Erik Murdiyanto.
Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, program pembinaan berbasis keterampilan seperti membatik sangat penting, karena memberi peluang baru bagi warga binaan sekaligus memperkaya khasanah seni dan budaya lokal.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Lapas Purwodadi. Batik ini bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki cerita perjuangan dan pembinaan didalamnya. Semoga karya ini semakin dikenal dan bisa menjadi ikon baru Grobogan”, ungkapnya.
Selain memperlihatkan koleksi batik terbatas dengan motif khas, Kalapas juga menyampaikan harapannya agar dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPRD Grobogan dapat memperluas pemasaran produk hasil karya warga binaan.
Dengan promosi ini, Lapas Purwodadi berharap Batik Limited Edition semakin dikenal masyarakat luas, sekaligus menegaskan bahwa pembinaan warga binaan bukan hanya tentang pembenahan moral, tetapi juga membangun masa depan lebih baik melalui karya nyata yang berdaya saing dalam dunia UMKM.
(AL.1 – Grobogan).

