![]()
JEJAK KASUS
SRAGEN – Proses hukum kasus dugaan persetubuhan terhadap SL (17), salah satu warga desa yang ada di Kecamatan Sumberlawang, Sragen, terus bergulir. Setelah hampir tiga bulan menjalani penyidikan, perkara ini akan memasuki sidang perdana di Pengadilan Negeri.
Gambar ilustrasi_lintasindonews
Ayah kandung SL menegaskan pihaknya menuntut keadilan seadil-adilnya atas perbuatan terdakwa Sular (50). Ia berharap vonis pengadilan kelak dapat memberi efek jera.
“Kami menuntut keadilan dan harapan kami, pelaku benar-benar mendapat hukuman yang setimpal agar tidak ada korban lain,” ujarnya, Selasa, 23 September 2025.
Senada, ibu kandung korban menyampaikan harapannya agar jalannya sidang berlangsung terbuka dan transparan.
“Kejadian ini harus diselesaikan di persidangan dengan hasil yang jelas. Semoga aparat bekerja secara profesional, untuk sidang yang telah di tunda kami telah mendapat kabar akan di laksanakan tanggal 30 September 2025, ” kata Ibu Korban, Rabu, 24 September 2025.
Kasus ini mencuat setelah korban yang masih di bawah umur melapor bersama keluarganya pada akhir Juni 2025. Polisi kemudian menahan Sular, yang selama ini dikenal dekat dengan keluarga korban. Penyidik menyertakan sejumlah alat bukti, di antaranya hasil visum, barang bukti pakaian, dan keterangan saksi.
Sidang perdana yang sempat ditunda kini dijadwalkan kembali, dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum. Keluarga korban masih menunggu kelanjutan proses peradilan yang diharapkan memberi rasa keadilan.
Tim|Redaksi



- Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: “Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas”
- Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan
- Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka
- Kirab Budaya dan Jamasan Gamelan Meriahkan Sriwedari, Solo Teguhkan Identitas Jadi Kota Budaya
- Diduga Ada Aliran Anggaran Hampir Rp1 Miliar ke Lahan Wisata Wilayah Desa Lain Milik Pribadi, LAPAAN RI Ungkap Temuan Baru di Desa Kadipaten
-
Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: “Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas”
JEJAK KASUS SRAGEN – Temuan dugaan penerima bantuan sapi berulang, penggunaan nama warga yang diduga tanpa sepengetahuan yang bersangkutan, hingga sejumlah persoalan administrasi dalam penyaluran bantuan peternakan di Desa Bagor, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, mendapat perhatian dari Lembaga Pengawas Aset dan Anggaran Negara Republik Indonesia (LAPAAN RI). Ketua Tim Investigasi LAPAAN RI, Djoni, mengaku prihatin…
-
Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan
JEJAK KASUS SRAGEN – Penyaluran dua program bantuan sapi dengan total nilai sekitar Rp400 juta di Dukuh Bagor, Desa Bagor, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, menjadi sorotan setelah muncul dugaan penerima berulang, dugaan pencatutan nama warga, hingga keberadaan sapi bantuan yang kini tidak lagi berada di kandang kelompok. Berdasarkan hasil penelusuran media, program pertama pada tahun…
-
Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka
POTRET PENDIDIKAN GROBOGAN – Praktik penjualan seragam di sekolah negeri jenjang SMP di Kabupaten Grobogan masih ditemukan dan disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Penjualan umumnya dilakukan melalui koperasi sekolah dengan penyebutan “seragam identitas sekolah” atau “seragam ciri khas sekolah”, sehingga memunculkan anggapan di kalangan orang tua maupun peserta didik bahwa seragam harus dibeli melalui sekolah.Ketua…





