Masih Mengalir Deras Bantuan Untuk Pembangunan Masjid Sapujagad, Diantaranya Warga Kemalang Klaten

Sahabat Dermawan, Ketika manusia meninggal dunia, maka terputus sudah amal jariahnya kecuali tiga perkara yakni: sedekah jariyah, ilmu bermanfaat dan doa anak yang sholeh. Sebagaimana disebutkan dalam hadits tentang 3 amal yang tidak terputus pahalanya meskipun sudah meninggal.

Hadits tersebut diriwayatkan dari Abu Hurairah ra dalam hadits riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak sholeh yang berdoa.”

Salah satu Sedekah jariyah yang paling utama adalah membangun Rumah Allah. Oleh karena itu Ormas Sapujagad mengajak sahabat dermawan untuk bersama-sama melaksanakan Sedekah Jariyah berupa bantuan untuk masjid Sapujagad di gemolong Sragen.

Saat ini Masjid sudah berdiri kokoh dan bisa di tempati meski belum sempurna. Mari bersama perbanyak sedekah jariyah agar pahalanya terus mengalir, khususnya di bulan Ramadhan ini yang membuat pahala menjadi tanpa batas, Senin 12 Maret 2022.

Saat ini bantuan mengalir dari Warga masyarakat kecamatan kemalang kabupaten Klaten provinsi Jawa tengah, yakni dari Sugeng Tombro, Triyono, Mulyadi, Carik Wardoyo putra Eyang Dirjo, Teguh, Badri, Gepeng, Mimik, Kento, dan Panut.

Mereka memberi bantuan berupa material pasir dan lain lain. Panitia masjid Sapujagad Departement pembinaan Indonesia Janter RS dan Suharti yang telah mengkoordinir segala bentuk bantuan tersebut.

Ketua umum Sapujagad Agus Yusuf Ahmadi, S.Ud melalui Janter RS menyampaikan banyak terimakasih. Segala bentuk bantuan yang telah bermanfaat bagi masjid Sapujagad.

 

Kontributor: Janter RS

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.