![]()
SEMARANG — Upaya menggerakkan ekonomi rakyat sekaligus melestarikan kuliner tradisional diwujudkan melalui Launching Pasar Rakyat Jawa Tengah yang digelar di UMKM Center, Jalan Setiabudi, Kelurahan Srondol Wetan, Kota Semarang. Kegiatan ini resmi diluncurkan pada Minggu, 14 Desember 2025.
Pasar Rakyat Jawa Tengah hadir sebagai ruang publik produktif yang mengangkat makanan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya Nusantara. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Dinas Perindustrian Kota Semarang, serta Kelurahan Srondol Wetan.
Dengan mengusung semangat gotong royong, kegiatan ini membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukan menjadi penghalang untuk membangun ekonomi rakyat. UMKM Center yang merupakan aset pemerintah dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemberdayaan pelaku usaha kecil.
Salah satu pemrakarsa kegiatan, Listyarini Meitasari, Tenaga Ahli Dinas Perindustrian Kota Semarang, menyampaikan bahwa Pasar Rakyat Jawa Tengah akan digelar secara rutin setiap hari Minggu dengan beragam kegiatan menarik.
“Setiap pekan akan diisi dengan senam pagi sehat, live music, doorprize, aneka kuliner tradisional, permainan seru, hingga layanan konsultasi usaha dan perizinan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi masyarakat Kota Semarang, tetapi juga terbuka bagi warga dari luar daerah untuk turut meramaikan dan mendukung pelaku usaha lokal.
Pasar Rakyat Jawa Tengah memiliki sejumlah tujuan utama, di antaranya mengoptimalkan fasilitas pemerintah yang selama ini belum dimanfaatkan maksimal, memotivasi lahirnya pelaku UMKM baru khususnya yang belum tersentuh pembinaan, serta menghidupkan UMKM Center sebagai ruang produktif yang berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata dalam mengangkat makanan tradisional sebagai warisan budaya, sekaligus mengajak generasi muda untuk kembali mengenal dan mencintai kuliner khas Nusantara.
“Kami berharap Pasar Rakyat ini menjadi pemantik semangat baru bagi UMKM dan langkah awal menuju kemajuan bersama. Pasar hidup, rakyat bangkit,” pungkas Listyarini Meitasari bersama Bagoes Andi S, selaku pemrakarsa kegiatan.
Koresponden| PANJI

