![]()
-
Pawai Pembangunan Semarakkan HUT ke-81 RI, Jalan Slamet Riyadi Solo Dipadati Warga -
Hutan Bukan Komoditas Kekuasaan: Menata Kembali Tata Kelola Perhutanan dan Mengembalikan Aset Negara -
Ratusan Onthelis Sukoharjo Gelar Upacara HUT ke-81, Jaga Tradisi dan Lestarikan Sepeda Tua -
Bantuan P3A Rp195 Juta di Mulur Diduga Diborongkan, Talud Sawah Disebut Rampung 3 Minggu -
Tanah Kerukan Embung Nganti Diduga Diperjualbelikan, LAPAAN RI Desak Aparat Periksa Proyek
KLATEN – Progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Karangpakel Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten, yang menjadi salah satu infrastruktur penghubung penting bagi masyarakat, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki tahap lanjutan, pengerjaan kini difokuskan pada pemasangan kawat harmonika di sisi kanan dan kiri badan jembatan sebagai bagian dari penyelesaian konstruksi sekaligus untuk meningkatkan aspek keselamatan bagi para pengguna. Sabtu (4/7/2026).
Pengerjaan tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama warga masyarakat dan tenaga teknis di lokasi pembangunan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana transportasi yang aman, nyaman dan andal.
Babinsa Desa Karangpakel dari Koramil 19/Trucuk Kodim 0723/Klaten, Koptu Bayu mengatakan bahwa proses pemasangan kawat harmonika terus dipercepat dengan melibatkan seluruh unsur yang terlibat dalam pembangunan. Menurutnya, tahapan ini menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum jembatan dapat difungsikan secara optimal.
“Kami bersama warga dan para teknisi terus mengerjakan pemasangan kawat harmonika di sisi kanan dan kiri jembatan. Pekerjaan ini dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas hasil pekerjaan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Koptu Bayu di lokasi pembangunan.
Ia menjelaskan, pemasangan kawat harmonika memiliki fungsi vital sebagai pengaman di sepanjang sisi jembatan gantung. Selain memperkuat perlindungan bagi pengguna, keberadaan kawat harmonika juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat melintasi jembatan, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan yang diperbolehkan melintas sesuai ketentuan.
- Pawai Pembangunan Semarakkan HUT ke-81 RI, Jalan Slamet Riyadi Solo Dipadati Warga
- Hutan Bukan Komoditas Kekuasaan: Menata Kembali Tata Kelola Perhutanan dan Mengembalikan Aset Negara
- Ratusan Onthelis Sukoharjo Gelar Upacara HUT ke-81, Jaga Tradisi dan Lestarikan Sepeda Tua
- Bantuan P3A Rp195 Juta di Mulur Diduga Diborongkan, Talud Sawah Disebut Rampung 3 Minggu
- Tanah Kerukan Embung Nganti Diduga Diperjualbelikan, LAPAAN RI Desak Aparat Periksa Proyek
“Dengan terpasangnya kawat harmonika ini, kami berharap masyarakat nantinya dapat melintasi Jembatan Gantung Garuda dengan lebih aman. Faktor keselamatan menjadi prioritas sehingga setiap tahapan pekerjaan kami kerjakan secara maksimal bersama warga dan teknisi,” tambahnya.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat progres pekerjaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan pendampingan dan motivasi, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan.
Partisipasi aktif masyarakat Desa Karangpakel dalam setiap tahapan pembangunan juga mencerminkan tingginya semangat gotong royong. Warga secara sukarela turut membantu proses pekerjaan sehingga pelaksanaan pembangunan berjalan lancar dan sesuai target yang telah direncanakan.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Karangpakel dan wilayah sekitarnya. Selain memperlancar akses mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan mempermudah akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik lainnya.
Kodim 0723/Klaten melalui jajaran Koramil terus berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan di wilayah sebagai bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga teknis dan masyarakat, pembangunan infrastruktur diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu, berkualitas, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Humas/Cindy)
-
Pawai Pembangunan Semarakkan HUT ke-81 RI, Jalan Slamet Riyadi Solo Dipadati Warga
KABAR SOLO SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menggelar karnaval atau pawai pembangunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (21/8/2026). Mengusung semangat “Sayangi Semesta, Hidup Bahagia”, kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 14.00 WIB dengan mengambil rute di kawasan Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Gendekan, Kota Surakarta. Pawai pembangunan melibatkan berbagai…
-
Hutan Bukan Komoditas Kekuasaan: Menata Kembali Tata Kelola Perhutanan dan Mengembalikan Aset Negara
OPINI Hutan tidak semata-mata merupakan hamparan vegetasi yang memiliki nilai ekonomi. Dalam perspektif ekologis, hutan merupakan sistem penyangga kehidupan yang berfungsi menjaga keseimbangan hidrologis, menyerap karbon, mempertahankan keanekaragaman hayati, mencegah degradasi tanah, sekaligus menopang kehidupan sosial-ekonomi masyarakat di sekitarnya. Karena itu, tata kelola kehutanan tidak dapat diletakkan hanya dalam kerangka eksploitasi sumber daya dan penerimaan…
-
Ratusan Onthelis Sukoharjo Gelar Upacara HUT ke-81, Jaga Tradisi dan Lestarikan Sepeda Tua
BUDAYA SUKOHARJO – Ratusan penggemar sepeda tua atau ontelis dari berbagai komunitas di Kabupaten Sukoharjo mengikuti upacara rutin tahunan dalam rangka memperingati HUT ke-81. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang mempererat persaudaraan antar-komunitas ontelis yang tergabung dalam Onthelis Sukoharjo Makmur. Sedikitnya terdapat sekitar 300 komunitas atau 36 Paguyuban ontelis yang tergabung dalam wadah tersebut. Secara rutin,…





