![]()
-
Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi -
Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up -
25 Ribu Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Padati Gedung Dewi Sri Purwodadi, KH Muchtar Mu'thi Tekankan Jaga NKRI dan Perdalam Ilmu Agama -
Diduga Lakukan Pemerasan hingga Tahan SHM, ED Sang Rentenir Warga Kwangen Gemolong Resmi Dilaporkan ke Polisi -
Gotong Royong Mengalir untuk Pembangunan Ponpes SAPU JAGAD Gemolong, Puluhan Relawan dan Donatur Ambil Bagian
KLATEN – Progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Karangpakel Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten, yang menjadi salah satu infrastruktur penghubung penting bagi masyarakat, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki tahap lanjutan, pengerjaan kini difokuskan pada pemasangan kawat harmonika di sisi kanan dan kiri badan jembatan sebagai bagian dari penyelesaian konstruksi sekaligus untuk meningkatkan aspek keselamatan bagi para pengguna. Sabtu (4/7/2026).
Pengerjaan tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama warga masyarakat dan tenaga teknis di lokasi pembangunan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana transportasi yang aman, nyaman dan andal.
Babinsa Desa Karangpakel dari Koramil 19/Trucuk Kodim 0723/Klaten, Koptu Bayu mengatakan bahwa proses pemasangan kawat harmonika terus dipercepat dengan melibatkan seluruh unsur yang terlibat dalam pembangunan. Menurutnya, tahapan ini menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum jembatan dapat difungsikan secara optimal.
“Kami bersama warga dan para teknisi terus mengerjakan pemasangan kawat harmonika di sisi kanan dan kiri jembatan. Pekerjaan ini dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas hasil pekerjaan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Koptu Bayu di lokasi pembangunan.
Ia menjelaskan, pemasangan kawat harmonika memiliki fungsi vital sebagai pengaman di sepanjang sisi jembatan gantung. Selain memperkuat perlindungan bagi pengguna, keberadaan kawat harmonika juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat melintasi jembatan, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan yang diperbolehkan melintas sesuai ketentuan.
- Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
- Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
- 25 Ribu Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Padati Gedung Dewi Sri Purwodadi, KH Muchtar Mu’thi Tekankan Jaga NKRI dan Perdalam Ilmu Agama
- Diduga Lakukan Pemerasan hingga Tahan SHM, ED Sang Rentenir Warga Kwangen Gemolong Resmi Dilaporkan ke Polisi
- Gotong Royong Mengalir untuk Pembangunan Ponpes SAPU JAGAD Gemolong, Puluhan Relawan dan Donatur Ambil Bagian
“Dengan terpasangnya kawat harmonika ini, kami berharap masyarakat nantinya dapat melintasi Jembatan Gantung Garuda dengan lebih aman. Faktor keselamatan menjadi prioritas sehingga setiap tahapan pekerjaan kami kerjakan secara maksimal bersama warga dan teknisi,” tambahnya.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat progres pekerjaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan pendampingan dan motivasi, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan.
Partisipasi aktif masyarakat Desa Karangpakel dalam setiap tahapan pembangunan juga mencerminkan tingginya semangat gotong royong. Warga secara sukarela turut membantu proses pekerjaan sehingga pelaksanaan pembangunan berjalan lancar dan sesuai target yang telah direncanakan.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Karangpakel dan wilayah sekitarnya. Selain memperlancar akses mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan mempermudah akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik lainnya.
Kodim 0723/Klaten melalui jajaran Koramil terus berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan di wilayah sebagai bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga teknis dan masyarakat, pembangunan infrastruktur diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu, berkualitas, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Humas/Cindy)
-
Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
OPINI oleh: S. Rianto Pemerhati Kebijakan Publik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1776/KPTS/Mn/2026 sejatinya bukan sekadar proyek pembangunan saluran air. Program ini merupakan instrumen strategis negara untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat kelembagaan petani melalui Perkumpulan Petani Pemakai…
-
Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
Oleh: Djoni Sugara, Ketua Tim Investigasi LAPAAN RI OPINI, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berulang kali menegaskan bahwa setiap rupiah uang negara harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas. Pesan itu sederhana, tetapi memiliki makna mendalam: tidak boleh ada lagi proyek yang dikerjakan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi. Karena itu, ketika publik masih menemukan dugaan…





