Pemudik Nekad Lewat Kota Solo, Siap Siap Dikarantina 5 Hari

BERANDA

SOLO, Dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus mudik lebaran lewat Kota Solo, Polreresta Surakarta telah menentukan lima titik dan mendirikan lima Pos Pengamanan (PosPam) dan satu pos pelayanan terpadu.

PosPam yang berfungsi untuk penyekatan bagi kendaraan pemudik yang melintas Kota Solo ini mulai difungsikan hari senin 26/4/2021 sampai Hari Raya Idhul Fitri hingga H+7.

Lima PosPam itu didirikan sejak 21/4/2021 di sejumlah jalur perbatasan seperti Jurug, pintu masuk Banyuanyar, Tugu Mahkuto, Pertigaan Faroka dan Persimpangan Palang sepur Joglo.

Untuk para pemudik yang melewati lima PosPam itu, diperiksa petugas dicek kesehatannya.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan, lima Pospam itu difungsikan sebagai pos penyekatan dibatas kota untuk mengimplementasikan dan mengawal tegak lurus kebijakan larangan mudik dari pemerintah pusat, dalam pemberlakuannya di Kota Solo.

Ade Safri Simanjumtak mantan Dirreskrimsus Polda Lampung itu menjelaskan, lima PosPam itu dijaga tim gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Ormas yang ada.

Kapolresta Surakarta menegaskan bagi para pemudik yang terjaring razia di PosPam walaupun menunjukkan surat hasil swab antigen atau PCR tetap harus menjalani karantina selama lima hari. untuk warga non reaktif tidak menunjukkan gejala dikarantina di Solo Tecknopark.

Bagi yang reaktif tapi tidak menunjukkan gejala dikarantina di Asrama Haji Donohudan. Pemudik yang reaktif bergejala dibawa ke rumah sakit rujukan covid-19 di Kota Bengawan atau dirujuk ke rumah sakit lapangan yang berada di Benteng Vestembug..

“Bagi pemudik yang membawa surat hasil swab antigen atau tidak. Petugas di PosPam tetap menyiapkan rapid tes antigen di lima pos. Dalam pemeriksaan itu hasilnya akan diketahui langsung dan pemudik yang kena razia tetap dikarantina selama lima hari, “teranya pada wartawan.

Dengan adanya Operasi Ketupat Candi 2021 dan bersamaan pendirian lima PosPam dan satu pos pelayanan terpadu dikawasan Benteng Vestembug. Selamjutnya Kapolresta Surakarta mengatakan, jika ada pemudik yang lolos dari razia di lima PosPam akan ada pemantauan disetiap kalurahan yang dilakukan oleh Satgas Jogo Tonggo.

Dalam hal ini Satgas Jogo Tonggo akan melakukan tugasnya mengecek para pemudik yang ada di tingkat Kalurahan. Semua itu dilakukan untuk mengetahui para pemudik yang pulang dikampung halamannya dipastikan dalam kondisi sehat dan aman.

Kalau ditemukan ada yang kurang sehat Satgas Jogo Tonggo melaporkan ke PosPam baru kemudian petugas dari PosPam menjemput pemudik untuk dilakukan pemeriksaan kesehatannya. Diharapkan para pemudik ini dalam kondisi benar benar sehat. (Agus Sulis)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.