![]()
GROBOGAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi terus berbenah demi meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pada Selasa (26/8/2025), jajaran pegawai bersama warga binaan pekerja luar melaksanakan pengecatan area luar serta perbaikan area parkir.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Purwodadi dalam mempercantik lingkungan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung.
Pengecatan area luar dilakukan untuk menghadirkan suasana yang lebih bersih, rapi, dan representatif. Sedangkan perbaikan area parkir ditujukan agar pengunjung, tamu, maupun petugas Lapas merasa lebih aman dan nyaman saat menggunakan fasilitas.
Kalapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan pembenahan sarana fisik merupakan salah satu upaya nyata dalam meningkatkan pelayanan prima. Hal itu selaras dengan Core Value Kemenkumham PRIMA yang menjadi pedoman kerja sekaligus identitas baru Kementerian Hukum dan HAM.
“Menuju WBK, tidak hanya pelayanan administrasi yang harus ditingkatkan, tetapi kenyamanan lingkungan juga sangat penting. Pengecatan dan perbaikan area parkir adalah wujud nyata komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Erik.
Dengan wajah baru yang lebih segar dan tertata, Lapas Purwodadi optimistis dapat meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memperkuat langkah menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Pewarta|Ali


- Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: “Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas”
- Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan
- Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka
- Kirab Budaya dan Jamasan Gamelan Meriahkan Sriwedari, Solo Teguhkan Identitas Jadi Kota Budaya
- Diduga Ada Aliran Anggaran Hampir Rp1 Miliar ke Lahan Wisata Wilayah Desa Lain Milik Pribadi, LAPAAN RI Ungkap Temuan Baru di Desa Kadipaten







-
Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: "Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas" -
Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan -
Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka -
Kirab Budaya dan Jamasan Gamelan Meriahkan Sriwedari, Solo Teguhkan Identitas Jadi Kota Budaya -
Diduga Ada Aliran Anggaran Hampir Rp1 Miliar ke Lahan Wisata Wilayah Desa Lain Milik Pribadi, LAPAAN RI Ungkap Temuan Baru di Desa Kadipaten






