![]()
BERITA DESA
KARANGANYAR – Pengelolaan sampah di Dusun Kwadungan RT 08 RW 3, Desa Kwadungan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, menghadapi kendala serius akibat volume sampah yang terus meningkat, baik organik maupun non-organik.
Hal tersebut terungkap dalam hasil konfirmasi pada Selasa (19/05/2026) bersama Kepala Desa Kwadungan, Joko Raharjo, yang didampingi Sekretaris Desa, Sarjono.
Joko Raharjo mengakui bahwa pengelolaan sampah di wilayahnya belum berjalan optimal. Salah satu kendala utama adalah persoalan lingkungan hidup, terutama dampak yang ditimbulkan dari penumpukan sampah yang belum tertangani secara maksimal.
“Pengelolaan sampah di desa kami memang belum terealisasi dengan baik. Kendalanya cukup kompleks, terutama terkait lingkungan hidup karena volume sampah sudah terlalu banyak,” ujarnya.
Menurutnya, upaya pengelolaan sampah di Desa Kwadungan sebenarnya telah dirintis secara mandiri oleh masyarakat sebelum akhirnya mendapatkan dukungan dari dana desa sejak tahun 2020 sebesar Rp50 juta.
Namun dalam perjalanannya, kapasitas pengelolaan yang ada belum mampu mengimbangi jumlah sampah yang terus bertambah, sehingga diperlukan pembenahan sistem yang lebih terstruktur dan sesuai standar.
Joko juga menyampaikan bahwa persoalan ini telah mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Bahkan, Bupati Karanganyar disebut telah memberikan arahan agar pengelolaan sampah tetap dilanjutkan dengan memperhatikan aspek lingkungan.
“Sudah ada perhatian dari bupati agar kegiatan ini tetap berjalan. Harapannya tentu pengelolaan sampah bisa dilakukan sesuai SOP yang benar, sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan,” jelasnya.
Ia menegaskan, jika dikelola dengan baik, sampah justru dapat memberikan nilai manfaat bagi desa, baik dari sisi kebersihan maupun ekonomi.
“Kami berharap ke depan desa bisa bebas dari sampah. Karena sebenarnya sampah ini bisa menjadi anugerah, asalkan kita bisa memilah mana yang organik dan mana yang non-organik,” tambahnya.
Pemerintah desa pun berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan sistem pengelolaan, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.
Dengan pengelolaan yang tepat dan ramah lingkungan, diharapkan persoalan sampah di Desa Kwadungan dapat teratasi tanpa menimbulkan dampak baru bagi masyarakat sekitar.
Tim redaksi
-
Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: "Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas" -
Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan -
Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka -
Kirab Budaya dan Jamasan Gamelan Meriahkan Sriwedari, Solo Teguhkan Identitas Jadi Kota Budaya -
Diduga Ada Aliran Anggaran Hampir Rp1 Miliar ke Lahan Wisata Wilayah Desa Lain Milik Pribadi, LAPAAN RI Ungkap Temuan Baru di Desa Kadipaten
- Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: “Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas”
- Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan
- Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka
- Kirab Budaya dan Jamasan Gamelan Meriahkan Sriwedari, Solo Teguhkan Identitas Jadi Kota Budaya
- Diduga Ada Aliran Anggaran Hampir Rp1 Miliar ke Lahan Wisata Wilayah Desa Lain Milik Pribadi, LAPAAN RI Ungkap Temuan Baru di Desa Kadipaten

