![]()
-
MBG Jangan Hanya Mengenyangkan Perut, Tetapi Harus Menghidupkan Ekonomi Rakyat -
Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi -
Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up -
25 Ribu Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Padati Gedung Dewi Sri Purwodadi, KH Muchtar Mu'thi Tekankan Jaga NKRI dan Perdalam Ilmu Agama -
Diduga Lakukan Pemerasan hingga Tahan SHM, ED Sang Rentenir Warga Kwangen Gemolong Resmi Dilaporkan ke Polisi
BALAI RIAM – Karang Taruna Sinar Remaja kembali membuktikan kiprahnya dalam membangun semangat kebersamaan dan sportivitas di tengah masyarakat. Open Tournament Bangun Jaya 2026 Season 1 yang digelar di Lapangan Desa Bangun Jaya, Kecamatan Balai Riam, resmi ditutup pada Kamis (4/6/2026) sore.

Penutupan turnamen berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ratusan warga memadati area lapangan untuk menyaksikan rangkaian acara penutupan sekaligus menjadi saksi suksesnya kompetisi olahraga yang telah berlangsung selama beberapa waktu tersebut.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) turut hadir dalam acara penutupan. Hadir di antaranya Kapolsek Balai Riam beserta jajaran, perwakilan Kecamatan Balai Riam, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para peserta dan suporter yang memberikan dukungan sepanjang turnamen berlangsung.

Dalam sambutannya, perwakilan Kecamatan Balai Riam menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna Sinar Remaja yang dinilai berhasil menyelenggarakan kegiatan positif bagi generasi muda sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
- MBG Jangan Hanya Mengenyangkan Perut, Tetapi Harus Menghidupkan Ekonomi Rakyat
- Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
- Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
- 25 Ribu Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Padati Gedung Dewi Sri Purwodadi, KH Muchtar Mu’thi Tekankan Jaga NKRI dan Perdalam Ilmu Agama
- Diduga Lakukan Pemerasan hingga Tahan SHM, ED Sang Rentenir Warga Kwangen Gemolong Resmi Dilaporkan ke Polisi
“Turnamen seperti ini sangat positif karena mampu menjadi wadah penyaluran bakat olahraga sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Keberhasilan penyelenggaraan Open Tournament Bangun Jaya 2026 Season 1 juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan yang turut mengawal jalannya kegiatan sejak awal hingga penutupan.
Pengamanan dilakukan oleh jajaran kepolisian sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tidak hanya panitia dan aparat keamanan, tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban juga menjadi faktor penting suksesnya kegiatan tersebut.
Salah satu tokoh masyarakat yang hadir mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat para pemuda Karang Taruna Sinar Remaja dalam menyelenggarakan event berskala besar tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia. Turnamen ini bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan antarwarga,” katanya.
Dengan berakhirnya Open Tournament Bangun Jaya 2026 Season 1, Karang Taruna Sinar Remaja berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada musim berikutnya dengan skala yang lebih besar, peserta yang lebih banyak, serta mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Kecamatan Balai Riam.
Suksesnya penyelenggaraan turnamen ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah dapat melahirkan kegiatan yang bermanfaat sekaligus memperkuat persatuan di tengah kehidupan sosial masyarakat. (Dhanissa)
Editor: Rian Derasta
-
MBG Jangan Hanya Mengenyangkan Perut, Tetapi Harus Menghidupkan Ekonomi Rakyat
OPINI oleh: Sugeng Rianto Pemerhati Kebijakan Publik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis nasional yang memiliki tujuan mulia, yaitu meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Namun, keberhasilan sebuah program tidak semata-mata diukur dari jumlah porsi makanan yang dibagikan, melainkan juga dari sejauh mana program tersebut mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat di sekitarnya. Apabila…
-
Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
OPINI oleh: S. Rianto Pemerhati Kebijakan Publik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1776/KPTS/Mn/2026 sejatinya bukan sekadar proyek pembangunan saluran air. Program ini merupakan instrumen strategis negara untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat kelembagaan petani melalui Perkumpulan Petani Pemakai…
-
Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
Oleh: Djoni Sugara, Ketua Tim Investigasi LAPAAN RI OPINI, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berulang kali menegaskan bahwa setiap rupiah uang negara harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas. Pesan itu sederhana, tetapi memiliki makna mendalam: tidak boleh ada lagi proyek yang dikerjakan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi. Karena itu, ketika publik masih menemukan dugaan…




