![]()
PSHT
SRAGEN – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kalijambe, Cabang Sragen, menggelar acara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 sekaligus HUT PSHT ke-103 di Lapangan Karangjati, Minggu (31/8/2025).
Acara yang dipimpin Ketua Panitia Sriyanto ini mengusung tema santunan anak yatim dan dhuafa sebagai agenda inti. Sebanyak 50 anak yatim/piatu dan 40 dhuafa menerima santunan dari keluarga besar PSHT.

Hadir dalam kesempatan itu Muspika Kalijambe, anggota DPRD Sragen Inggus Subaryoto, serta tokoh masyarakat. Ketua Ranting PSHT Kalijambe, Sutik, juga tampak hadir bersama Bhabinkamtibmas dan sesepuh PSHT Setyo Saputro.
Dalam sambutannya, panitia menegaskan bahwa PSHT bukanlah organisasi yang identik dengan kekerasan. Sebaliknya, PSHT menanamkan nilai luhur saling mengasihi antar sesama, sejalan dengan ajaran persaudaraan dan kepedulian sosial.
Santunan ini sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian PSHT kepada masyarakat sekitar, khususnya mereka yang membutuhkan.
Pewarta|Yulian



- Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: “Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas”
- Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan
- Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka
- Kirab Budaya dan Jamasan Gamelan Meriahkan Sriwedari, Solo Teguhkan Identitas Jadi Kota Budaya
- Diduga Ada Aliran Anggaran Hampir Rp1 Miliar ke Lahan Wisata Wilayah Desa Lain Milik Pribadi, LAPAAN RI Ungkap Temuan Baru di Desa Kadipaten





-
Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: "Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas" -
Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan -
Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka -
Kirab Budaya dan Jamasan Gamelan Meriahkan Sriwedari, Solo Teguhkan Identitas Jadi Kota Budaya -
Diduga Ada Aliran Anggaran Hampir Rp1 Miliar ke Lahan Wisata Wilayah Desa Lain Milik Pribadi, LAPAAN RI Ungkap Temuan Baru di Desa Kadipaten




