![]()
BREAKING NEWS
SRAGEN – Kodim 0725/Sragen menggelar kegiatan pembinaan kesadaran bela negara bersama keluarga besar TNI Tahun Anggaran 2026 dengan penuh semangat kebangsaan dan suasana kekeluargaan. Kegiatan tersebut diikuti seluruh ketua organisasi Keluarga Besar TNI (KBT), di antaranya GM FKPPI, FKPPI, PPAD, PPM, hingga HIPAKAD.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0725/Sragen yang diwakili Kasdim Mayor CPL menyampaikan pentingnya menjaga persatuan, loyalitas, serta semangat bela negara di tengah perkembangan zaman dan tantangan generasi muda saat ini. Menurutnya, keluarga besar TNI memiliki peran strategis dalam menjaga nilai nasionalisme dan memperkuat persatuan bangsa.
“Soliditas dan kekompakan keluarga besar TNI harus terus dijaga sebagai bagian dari kekuatan moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujar Kasdim dalam sambutannya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan souvenir kepada tamu undangan dan perwakilan organisasi KBT yang hadir sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas sinergitas yang selama ini terjalin.
Materi pembinaan bela negara kemudian disampaikan oleh Lettu Novianto dengan tema penguatan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta peran keluarga besar TNI dalam membentuk generasi muda yang solid, berkarakter, dan berjiwa nasionalis.
Suasana kegiatan berlangsung tertib, hangat, dan penuh kebersamaan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang dikemas secara edukatif dan interaktif.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan outbound dan berbagai permainan kebersamaan yang melibatkan seluruh peserta dari keluarga besar TNI dan organisasi KBT. Suasana semakin meriah dan penuh keakraban, sekaligus menjadi sarana mempererat soliditas dan jiwa persaudaraan antar anggota.
Melalui outbound tersebut, peserta diajak membangun kerja sama tim, meningkatkan semangat persaudaraan, serta menanamkan nilai disiplin, loyalitas, dan semangat bela negara dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pembinaan bela negara Kodim 0725/Sragen itu berlangsung dengan lancar, penuh semangat, dan diharapkan mampu memperkuat sinergi keluarga besar TNI dalam menjaga persatuan serta keutuhan bangsa. (Sugi)
Editor: Rian Derasta
-
Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: "Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas" -
Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan -
Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka -
Kirab Budaya dan Jamasan Gamelan Meriahkan Sriwedari, Solo Teguhkan Identitas Jadi Kota Budaya -
Diduga Ada Aliran Anggaran Hampir Rp1 Miliar ke Lahan Wisata Wilayah Desa Lain Milik Pribadi, LAPAAN RI Ungkap Temuan Baru di Desa Kadipaten
- Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: “Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas”
- Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan
- Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka
- Kirab Budaya dan Jamasan Gamelan Meriahkan Sriwedari, Solo Teguhkan Identitas Jadi Kota Budaya
- Diduga Ada Aliran Anggaran Hampir Rp1 Miliar ke Lahan Wisata Wilayah Desa Lain Milik Pribadi, LAPAAN RI Ungkap Temuan Baru di Desa Kadipaten
-
Diduga Banyak Penerima Ganda Bantuan Sapi Desa Bagor hingga Pencatutan Nama, LAPAAN RI: “Kalau Terbukti, Ini Harus Diusut Tuntas”
JEJAK KASUS SRAGEN – Temuan dugaan penerima bantuan sapi berulang, penggunaan nama warga yang diduga tanpa sepengetahuan yang bersangkutan, hingga sejumlah persoalan administrasi dalam penyaluran bantuan peternakan di Desa Bagor, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, mendapat perhatian dari Lembaga Pengawas Aset dan Anggaran Negara Republik Indonesia (LAPAAN RI). Ketua Tim Investigasi LAPAAN RI, Djoni, mengaku prihatin…
-
Bantuan Sapi Rp400 Juta Desa Bagor, Nama Warga Diduga Dicatut Demi Bantuan? Pengakuan Penerima Baru Buka Fakta Mengejutkan
JEJAK KASUS SRAGEN – Penyaluran dua program bantuan sapi dengan total nilai sekitar Rp400 juta di Dukuh Bagor, Desa Bagor, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, menjadi sorotan setelah muncul dugaan penerima berulang, dugaan pencatutan nama warga, hingga keberadaan sapi bantuan yang kini tidak lagi berada di kandang kelompok. Berdasarkan hasil penelusuran media, program pertama pada tahun…
-
Seragam Dijual di Koperasi SMP Negeri Grobogan, Ketua MKKS Angkat Bicara, Pengawasan Dinas Dipertanyaka
POTRET PENDIDIKAN GROBOGAN – Praktik penjualan seragam di sekolah negeri jenjang SMP di Kabupaten Grobogan masih ditemukan dan disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Penjualan umumnya dilakukan melalui koperasi sekolah dengan penyebutan “seragam identitas sekolah” atau “seragam ciri khas sekolah”, sehingga memunculkan anggapan di kalangan orang tua maupun peserta didik bahwa seragam harus dibeli melalui sekolah.Ketua…




